Container Icon

BUDIDAYATANAMAN HIAS

Dengan menanam tanaman hias di pekarangan rumah, dapat membuat suasana rumah menjadi lebih nyaman dan terasa sejuk. Ada beberapa jenis tanaman hias yang tidak hanya ditanam di pekarangan tapi dapat juga ditanam dalam ruangan rumah atau kantor. Tanaman holtikultural ditanam karena sebagai hiasan dan untuk dinikmati keindahan bunga, daun, buah maupun batangnya.
Tanamn hias tidak hanya dijadikan sebagai hiasan pekarangan rumah, tetapi dapat juga dijadikan sebagai mata pencaharian dnegan keuntungan yang cukupt itnggi. Untuk Anda yang memiliki niat untuk membudidayakan tanaman hias sebagai lahan bisnis, Anda setidaknya perlu tahu mengenai cara budidaya tanaman hias yang baik dan benar.
Jenis Tanaman Hias
  1. Tanaman hias biasa, merupakan tanaman hias yang tumbuh dan dirawat di media tanah, biasanya di dalam pot atau di pekarangan rumah. Contoh tanaman bonsai dan palem.
  2. Tanaman hias gantung, merupakan tanaman hias yang ditanam dengan media tanam dan diletakkan dalam pot tetapi tanaman tersebut diletakkan di udara dengan cara digantung. Contoh bunga anggrek, geranium, dan fuchsia.
  3. Tanaman hias air (hidrofit), merupakan tanaman yang hanya dapat tumbuh di habitat perairan, biasanya ditanam di dalam kolam rumah. Contoh calla lily, selada air, apu-apu, melati air, dan lain-lain.
Tahap Persiapan
1.    Memilih Jenis Tanaman Hias
Beberapa tanaman hias yang mempunyai potensi bisnis yang cukup besar adalah bunga krisan, bunga anggrek, bunga kamboja, bunga kemuning, dan lain-lain.
2.    Persiapan Peralatan dan Media Tanam
Perlatan yang perlu disiapkan adalah pot, sekop kecil, semprotan air dan media tanam berupa tanah dan pupuk kompos.
Tahap Penanaman
  1. Langkah pertama, yaitu siapkan pot dan media tanamnya. Media tanam tersebut adalah tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos. Pembuatan media tanam hendaknya dilakukan beberapa hari sebelum proses penanaman, agar kandungan pupuk kompos dapat terserap ke dalam tanah.

  1. Setelah media tanam siap untuk ditanami, selanjutnya tanamlah tanaman hias sesuai dengan jenisnya. Ada tanaman hias yang ditanam dari bijinya, ada yang berupa anakan, dan lain-lain. Jika tanaman hias yang Anda tanam menggunakan biji sebagai bibitnya, yang perlu diperhatikan adalah proses penyemaiannya agar bibit yang dihasilkan berkualitas. Setelah bibit siap tanam, masukkan bibit ke dalam pot yang sudah berisi tanah dan kompos. Lalu disiram air secukupnya. Yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan air harus terpenuhi agar bibit dapat tumbuh dengan baik.
Tahap Perawatan
1.    Penyiraman rutin
Tanaman hias sebaiknya disiram secara rutin setiap hari untuk menjaga kebutuhan air yang akan digunakan dalam proses fotosintesis. Intensitas penyinaran oleh sinar matahari juga perlu disesuaikan dengan masing-masing jenis tanaman.
2.    Pemupukan
Pupuk diberikan ke tanaman hias yang sedang dibudidaya untuk membantu pertumbuhan tanaman hias agar maksimal. Proses pemupukan yang disarankan untuk tanaman hias adalah 
o    Gunakan POC NASA sebanyak 3 tutup botol ditambah 1 tutup botol HORMONIK dan dicampur dengan 15 liter air kemudian aduk sampai merata. Masukkan campuran itu ke dalam tangki semprot.
o    Larutan tersebut lalu disemprotkan ke daun dan batang tanaman sampai merata atau disiramkan ke media tanam, dengan takaran 200 ml larutan tersebut per tanaman.
o    Pemupukan dilakukan setiap 1 minggu sekali dengan cara disemprot atau disiram ke media tanam.
o    Untuk hasil yang maksimal, tambahkan AERO-810 dengan dosis 0,5 botol. Karena fungsi dari AERO-810 ini adalah sebagai perekat perata dan pembasah agar pupuk yang sudah disiramkan ke tanaman tidak cepat hilang jika terkena guyuran air hujan.
3.    Pemberian pestisida dan insektisida
Tanaman hias juga tidak luput dari serangan hama dan penyakit, sehingga Anda perlu memberikan pestisida dan insektisida sesuai dengan jenis hama dan penyakit yang sedang menyerang.


SUMBER

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PEMANFAATAN VERTICAL GARDEN UNTUK BUDIDAYA SAYURAN


Vertical garden adalah salah satu tren budidaya tanaman yang saat ini banyak diaplikasikan pada bangunan-bangunan perumahan, kantor maupun disisi jalanan. Banyak manfaat yang ditawarkan oleh teknik perkebunan yang satu ini. Selain menghemat lahan dan membuat bangunan terlihat lebih cantik, vertical garden bisa membuat udara lebih sejuk dan menghilangkan polusi udara. Selama ini vertical garden biasanya diterapkan untuk menanam tanaman hias padahal tidak hanya tanaman hias saja yang bisa ditanam pada dinding kebin, tanaman konsumsi atau tanaman pangan seperti sayuran dan buah-buahan bisa ditanam dengan teknik vertical garden. Ada banyak jenis tanaman pangan yang bisa diaplikasikan pada vertical garden. Untuk menghemat lahan dan menghasilkan produk yang bisa dikonsumsi, maka ada baiknya tanaman yang ditanam pada vertical garden adalah jenis tanaman pangan atau yang biasa dikonsumsi sehari-hari. 
Untuk manfaat vertical garder yang lebih lengkap dapat dilihat Di sini
Beberapa sayuran yang dapat dibuat menjadi vertical garden yakni:
1. Selada dan bayam
Dua jenis sayuran berdaun hijau ini sangat cocok ditanam pada vertical garden karena memiliki perakaran yang pendek dan kompak. Selain itu selada dan bayam dapat tumbuh memenuhi frame atau bingkai pada dinding dan tidak tumbuh terlalu panjang atau tinggi. Jenis sayuran ini akan cocok diletakkan pada bagian dinding bawah vertical garden.
2. Tanaman herbal
Dedaunan herbal seperti basil, oregano, cilantro, jahe dan tanaman herbal yang tumbuh rendah dapat digunakan untuk mengisi bingkai pada dinding vertical garden. Kombinasikan jenis tanaman herbal dengan baik agar tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga sedap dipandang mata.
3. Tomat cherry
Jenis tanaman tomat ini tumbuh rendah dan tidak menghasilkan buah yang terlalu berat sehingga cocok digunakan dalam vertical garden. Selain itu tomat cherry yang memiliki berbagai warna juga akan membuat vertical garden terlihat lebih semarak.
4. Strawberri
Tanaman strawberry tidak hanya cocok ditanam didalam polybag tetapi juga bisa diaplikasikan pada vertical garden. Tanaman strawberry memiliki sistem perakaran yang baik dan batangnya dapat tumbuh rendah dengan sulur yang cantik. Meletakkan tanaman strawbeery dibagian atas akan membuat vertical garden terlihat lebih menawan terutama saat strawberry mulai berbuah. Meletakkan strawberry dibagian atas juga bisa mencegah siput, atau hama lain memakan buahnya.
5. Kacang-kacangan
Beberapa jenis atau varietas kacang seperti kacang polong, kacang lima dan jenis kacang lainnya dapat ditanam pada kebun vertikal. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dan cepat serta bisa menambah kebun vertikal Anda terlihat lebih cantik.
6. Mentimun, melon dan labu
Tanaman buah lain yang bisa ditanam pada kebun vertikal adalah jenis mentimun, melon dan labu. Meskipun demikian, jika ingin menanam jenis tanaman buah tersebut ada baiknya pilih jenis yang menghasilkan buah yang ukurannya lebih kecil atau baby squash. Letakkan tanaman ini pada bagian bawah agar lebih mudah dirawat dan tanaman tidak menahan beban terlalu berat saat tanaman berbuah.
7. Microgreens
Sayuran microgreens atau sayuran yang dipetik saat usia muda seperti kubis, selada, kale, bunga matahari, lobak mini, seledri dan sayuran lain bisa diaplikasikan pada vertical garden. Menggunakan microgreens dalam vertical gardens tentunya akan lebih mudah dan efisien karena tidak memerlukan banyak perawatan dan perhatian khusus.
Baca juga INI untuk lebih lengkapnya.

Daftar Pustaka

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS